Umroh Bulan Sya’ban dan Keutamaanya – Melaksanakan ibadah umroh di bulan sya’ban ini adalah menjadi salah satu bulan yang di nanntikan oleh para calon Jemaah. Bulan sya’ban ini yang bertepatan pada bulan mei 2017. Nama Sya’ban di ambil dari kata Sya’bun (Arab: شعب), yang artinya kelompok atau golongan. Dinamakan Sya’ban, karena pada bulan ini, masyarakat jahiliyah berpencar mencari air.

Ada juga yang mengatakan, mereka berpencar menjadi beberapa kelompok untuk melakukan peperangan. (Lisanul Arab, kata: شعب). Al-Munawi mengatakan, “Bulan Rajab menurut masyarakat jahiliyah adalah bulan mulia, sehingga mereka tidak melakukan peperangan. Ketika masuk bulan Sya’ban, bereka berpencar ke berbagai peperangan.” (At-Tauqif a’laa Muhimmatit Ta’arif, Hal. 431)

Umroh Bulan Sya’ban dan Keutamaanya

Umroh Bulan Sya’ban dan Keutamaanya

Untuk program paket Umroh Bulan Syaban ini, adalah salah satu paket yang telah rabbanitour sediakan. Rabbanitour adalah selaku penyedia layanan ibadah umroh dan juga wisata halal muslim. Denga biaya-biaya paket yang masuk akal di bandingkan penyedia layanan umroh lainnya. Telah terbukti banyak sekali ribuan Alumni yang menjadi Tamu Allah SWT yang sudah rabbanitour antarkan untuk berangkat ke Tanah Suci. Tentunya atas se izin Allah SWT Rabbanitour terus berkomitmen dan berhikmad utuk para tamu Allah SWT. Tentunya tidak lepas dari ajaran Nabi Muhammad SAW, yang berharap agar ibadah umroh para Jemaah umroh sesuai dengan kaidahnya dan Insha Allah menjadi  Umroh yang Mabrur.Amiiin…

Hadis Shahih Seputar Sya’ban

Dari A’isyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يُفْطِرُ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يَصُومُ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

“Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam puasa beberapa hari sampai kami katakan: Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Sya’ban. (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Dari Abdullah bin Abi Qois, beliau mendengar A’isyah radhiallahu ‘anha mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَفَّظُ مِنْ شَعْبَانَ مَا لَا يَتَحَفَّظُ مِنْ غَيْرِهِ، ثُمَّ يَصُومُ لِرُؤْيَةِ رَمَضَانَ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْهِ عَدَّ ثَلَاثِينَ يَوْمًا ثُمَّ صَامَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat perhatian dengan bulan tidak sebagaimana bulan yang lainnya. Kemudian beliau lanjutkan dengan puasa setelah terlihat hilal Ramadhan. Jika hilal tidak kelihatan maka beliau genapkan Sya’ban 30 hari, kemudian puasa.” (HR. Ahmad, Abu Daud, Ad-Daruquthni dan sanadnya dishahihkan Syaikh Syu’aib Al-Arnauth).

Selain itu juga Umroh di bulan Syaban memilki keutamaanya, simak selanjutnya.

Keutamaan Bulan Sya’ban

Umroh Bulan Sya’ban dan Keutamaanya

Umroh Bulan Sya’ban dan Keutamaanya

Sebagaiamana telah di jelaskan dalam Riwayat, SUATU waktu sahabat Usamah bin Zaid bertanya kepada Rasulullah saw.: “Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu memperbanyak berpuasa (selain Ramadhan) kecuali pada bulan Sya’ban? Rasulullah saw. menjawab: “Itu bulan dimana manusia banyak melupakannya, yaitu antara Rajab dan Ramadhan. Di bulan itu segala perbuatan dan amal baik diangkat ke Tuhan semesta alam, maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan puasa”. (Hadist.Riwayat. Abu Dawud dan Nasa’i).

Dalam Riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Sayyidatina Aisyah r.a. berkata: “Aku belum pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menyempurnakan shaum selama satu bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan, dan aku belum pernah melihat beliau memperbanyak shaum dalam satu bulan kecuali pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari No. 1833, Muslim No. 1956).

Dilain tempat beliau (sayyidatina Aisyah r.a.) juga berkata: “Suatu malam Rasulullah saw. shalat, kemudian beliau bersujud panjang sehingga aku menyangka bahwa Rasulullah saw. telah diambil. Karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Setelah Rasulullah saw. selesai shalat beliau berkata: “Hai Aisyah engkau tidak dapat bagian?”. Lalu aku menjawab: “Tidak ya Rasulullah, aku hanya berfikiran yang tidak-tidak (menyangka Rasulullah saw. telah tiada) karena engkau bersujud begitu lama”. Lalu beliau bertanya: “Tahukah engkau, malam apa sekarang ini”. “Rasulullah yang lebih tahu”, jawabku. Beliau pun berkata: “Malam ini adalah malam nisfu Sya’ban, Allah mengawasi hamba-Nya pada malam ini, maka Ia memaafkan mereka yang meminta ampunan, memberi kasih sayang mereka yang meminta kasih sayang dan menyingkirkan orang-orang yang dengki.” (H.R. Baihaqi dari Ala’ bin Harits).

Jika kita cermati, beberapa riwayat diatas setidaknya memberikan penjelasan kepada kita akan keutamaan-keutamaan bulan Sya’ban. Dikatakan bahwa bulan Sya’ban ialah bulan dimana amal-amal perbuatan manusia diangkat ke hadirat Tuhan penguasa alam. Bulan Sya’ban juga merupakan bulan dimana Allah swt. -saat malam pertengahan bulan Sya’ban- mengawasi hamba-hamba-Nya (adakah diantara mereka yang mendirikan qiyamul lail saat itu), memaafkan mereka yang memohon ampunan, mencurahkan kasih saying bagi mereka yang mengharapkannya dan menyingkirkan hamba-hamba-Nya yang bersifat pendengki.

Dan jika mau kita cermati beberapa riwayat diatas, ada dua hal yang biasa atau setidaknya pernah dilakukan rasulullah saw. di bulan Sya’ban yaitu memperbanyak berpuasa serta ber-qiyamul lail (mendirikan shalat) pada malam pertengahan bulan Sya’ban.

Dengan memperbanyak berpuasa merupakan amaliah yang sangat gemar di lakukan oleh Rasulullah SAW di bulan sya’ban, yaitu maksud dari memperbanyak di sini yaitu bukan berarti melakukan puasa sebulan penuh akan tetapi beliau sering mengisi hari-hari di bulan sya’ban dengan berpuasa.

Di samping itu juga menganjurkan berpuasa di bulan Sya’ban dan Nabi Muhammad SAW juga melarang umat nya untuk berpuasa jika hal tersebut sehari atau 2 hari sebelum bulan sya’ban berakhir. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda : “Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari sebelumnya kecuali orang yang terbiasa berpuasa maka puasalah.” (HR. Bukhari No. 1983 dan Muslim No. 1082 dari Abu Hurairah).

Dalam hal ini Imam Nawawi dalam kitab Majmu’nya mengatakan bahwa apabila puasa sehari atau dua hari tersebut memiliki sebab atau merupakan kebiasaan dia berpuasa, seperti puasa dahr (puasa satu tahun penuh), puasa nabi daud (satu hari puasa satu hari berbuka) atau puasa senin-kamis maka maka hal tersebut di bolehkan. Namun jika tidak, maka hal itu terlarang.

>> Paket Umroh di Lampung <<

Adapun tentang qiyamul lail, meskipun apa yang di riwayatkan Imam Baihaqi bersifat mursal (kurang valid), namun hal ini tidak mengurangi akan keutamaan pada bulan Sya’ban melihat banyak riwayat sahih lain nya yang menunjukkan sebuah keutamaan pada  bulan tersebut. Jadi, adalah mulia jika malam nisfu Sya’ban di isi dengan memperbanyak ibadah shalat, zikir, membaca ayat suci al Qur’an, berdoa atau bermacam kegiatan positif lain nya.

Bulan Sya’ban juga harus di maknai dan di isi dengan memperbanyak amalan-amalan sunah yang dapat menambah keimanan kita sehingga ketika memasuki Bulan Suci Ramadhan kita benar-benar siap untuk berpuasa lahir dan batin. “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan antarkanlah kami sampai (berpuasa) di bulan Ramadhan.” Semoga doa ini bisa menjadi spirit untuk menyambut dan memasuki bulan Ramadhan. Amiin..

Umroh di bulan Sya’ban ini akan di laksanakan pada tanggal 17 Mei 2017, dengan biaya 23 juta ALL IN untuk 9 hari lama nya yaitu : (3 hari Madinah, 4 Hari Mekkah, 2 hari perjalanan). Dengan biaya yang sangat ekonomis tapi begitu banyak fadilah-fadilah yang nantinya akan di dapat di bulan Sya’ban ini, insha Allah. Tidak hanya umroh di bulan Sya’ban saja, tapi travel kami pun sudah menyediakan beberapa paket-paket Umroh Ramadahan. Segera daftarkan diri anda ke dalam program paket tersebut dan dapatkan info dan booking seatnya ke CS Rabbanitour kami, agar anda tidak melewatkan kesempatan besar ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *